oleh : Hj. Inayah Rohmaniyah
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Alhamdulillahilladzi jama’ana fi hadzal majlisil mubarok. Washolatu wassalamu ‘ala asyrofil anbiya’i wal mursalin, wa’ala alihi washohbihi ajma’in. Amma ba’du.
Yang saya takzimi dan saya muliakan, Para sesepuh, Ketua, dan pengurus Yayasan Pondok Pesantren Madrasah Wathoniyah Islamiyah (PPMWI) Kebarongan. Yang saya hormati, Para Dewan Penasihat, Dewan Pakar, dan Para Senior Alumni yang senantiasa membimbing kami. Serta rekan-rekan Pengurus Pusat IKAPMAWI Periode 2025-2030 yang saya cintai dan saya banggakan.
Syukur senantiasa kita panjatkan ke hadirat Allah SWT. Hari ini, di tempat yang penuh berkah ini, kita tidak hanya berkumpul untuk sebuah seremonial pelantikan. Kita berkumpul untuk mengikrarkan janji setia kita, menyambung dan menguatkan kembali benang rindu dan cinta kita kepada almamater.
MEMAKNAI AMANAH & SEJARAH
Hadirin sekalian, Sahabat-sahabat Alumni yang berbahagia…
Saya berdiri di sini sebagai Ketua Umum, bukanlah karena saya yang terbaik di antara kalian. Namun, ini adalah amanah berat dan ribuan harapan yang diletakkan di pundak kita bersama. Kita harus menyadari, IKAPMAWI menaungi alumni dari sebuah institusi besar yang telah berdiri sejak 1878. Usia 148 tahun bukanlah waktu yang singkat. Ada keringat, air mata, harapan, dan doa para pendiri yang mengalir di setiap bata bangunan pondok kita. Oleh karena itu, kepengurusan periode 2025-2030 ini membawa semangat “Harmonisasi Warisan Sejarah (Legacy) dengan Tantangan Masa Depan”. Kita tidak boleh melupakan akar, namun kita harus tumbuh, terus berkembang menjawab tantangan zaman.
VISI KEPEMIMPINAN: INKLUSIF & KOMPETITIF
Saudara-saudaraku pengurus sekalian…
Visi yang akan kita usung selama lima tahun ke depan adalah: “Mewujudkan IKAPMAWI sebagai wadah kolaborasi alumni yang Inklusif dan Kompetitif, berkhidmat menjaga Marwah almamater, dan menebar Manfaat bagi umat.”
Ada tiga pilar utama dalam visi ini:
- Pertama, Dimensi Alumni yang Inklusif & Kompetitif. IKAPMAWI adalah rumah bagi semua. Tidak peduli angkatan tua atau muda, tidak peduli latar belakang profesinya—baik kyai, akademisi, pengusaha, birokrat, maupun profesional—kita semua sama. Kita harus Inklusif (merangkul semua) dan Kompetitif (berdaya dan mampu bersaing di kancah nasional bahkan global). Alumni MWI tidak boleh minder, kehilangan wibawa dan kesempatan, kita harus tampil di depan.
- Kedua, Dimensi Almamater: Menjaga Marwah. Kita bergerak bukan sekadar reuni. Kita bergerak untuk menjaga kehormatan POMESMAWI yang telah berusia lebih dari satu abad ini.
- Ketiga, Dimensi Pengabdian: Manfaat bagi Umat. Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. IKAPMAWI harus hadir di tengah masyarakat, menjadi solusi, bukan sekadar organisasi di atas selembar kertas SK atau papan nama.
ROADMAP 5 TAHUN (2025-2030)
Ibu Bapak, saudara-saudaraku semua…
Untuk mewujudkan mimpi besar tersebut, kita tidak bisa berjalan tanpa arah. Dalam Rapat Kerja Perdana ini, saya sampaikan peta jalan (roadmap) kita, yang mengambarkan arah yg akan menjadi focus utama, meski bukan berarti aspek lain tidak diperhatikan:
- Tahun Pertama (2025-2026): Konsolidasi & Fondasi. Fokus kita adalah membenahi rumah tangga. Kita akan lakukan Transformasi Digital dan Database. Kita harus tahu siapa alumni kita, di mana mereka, dan apa potensinya. Tanpa data, kita buta. Kita juga akan menata struktur sehingga dapat merangkul teman2 di cabang atau alumni di semua provinsi.
- Tahun Kedua (2027): Pemberdayaan Ekonomi & Profesional. Kita akan luncurkan Business Network dan Career Center. Kakak membantu adik-adiknya, alumni sukses membimbing fresh graduate. Kita bangun ekosistem ekonomi yang kuat antar-alumni.
- Tahun Ketiga (2028): The Guardians of Legacy. Fokus kita kembali ke Pondok. Kita siapkan Dana Abadi (Endowment Fund) dan Digitalisasi Sejarah 1878. Jangan sampai nilai-nilai luhur pendiri hilang ditelan zaman. Kita abadikan sejarah MWI secara digital.
- Tahun Keempat (2029): Impact for Ummah. Kita turun ke masyarakat luas. Melalui Desa Binaan dan Lembaga Ziswaf, kita tunjukkan bahwa santri MWI mampu memberi solusi nyata bagi problem sosial.
- Tahun Kelima (2030): Sustainable Excellence. Kita siapkan regenerasi. Kita susun Blue Print menuju usia 170 tahun pondok, memastikan estafet kepemimpinan berjalan mulus kepada kader-kader terbaik.
Bapak, Ibu, dan Rekan-rekan pengurus yang saya banggakan,
Tugas ini tidak ringan, tapi akan terasa ringan jika kita pikul bersama. Di dunia pesantren, kita mengenal istilah Sanad—mata rantai keilmuan yang tidak terputus. Itulah yang mengikat kita. Ikatan kita bukan sekadar teman sekolah, melainkan ikatan ruhani, ikatan semangat untuk melanjutkan cita-cita para pendiri, ikatan santri dan para pendiri/Guru yang kita cintai.
Maka, izinkan saya menutup sambutan ini dengan menyerukan slogan perjuangan kita untuk lima tahun ke depan. Mohon diresapi dan dijadikan api semangat dalam bekerja:
“IKAPMAWI: Bersatu dalam Sanad, Bergerak demi Marwah dan Manfaat!”
Mari kita mulai kerja besar ini dengan Bismillah. Mari kita wakafkan sebagian waktu, tenaga, dan pikiran kita untuk IKAPMAWI, untuk MWI Kebarongan yang kita cintai.
Semoga Allah SWT meridhoi langkah kita,.
Billahittaufiq walhidayah. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Purwokerto 11 Januari 2026
