Ketua Yayasan POMESMAWI: IKAPMAWI Harus Menjadi Penguat Amanah dan Pemersatu Alumni

Purwokerto — Ketua Yayasan POMESMAWI, Drs. K.H. Ahmad Su’aidi, menegaskan bahwa pelantikan Pengurus Pusat Ikatan Alumni POMESMAWI (IKAPMAWI) masa khidmat 2025–2030 bukan sekadar seremonial organisasi, melainkan momentum penguatan amanah dan tanggung jawab moral alumni terhadap almamater dan umat. Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada acara Pengukuhan dan Rapat Kerja IKAPMAWI yang digelar di Dominic Hotel Purwokerto, Sabtu (11/1/2026).

Menurut Ahmad Su’aidi, kepengurusan IKAPMAWI yang baru diharapkan semakin bersemangat dalam mengemban amanah organisasi. Semangat tersebut tidak hanya diwujudkan melalui aktivitas kelembagaan, tetapi juga melalui kesungguhan menjaga nilai, etika, dan cita-cita luhur yang menjadi fondasi berdirinya POMESMAWI dan IKAPMAWI.

Ia menekankan bahwa kekuatan utama dalam menyatukan alumni terletak pada kesamaan akidah dan cita-cita mulia. Kesamaan nilai tersebut, menurutnya, menjadi perekat yang mampu menjaga soliditas alumni lintas generasi, profesi, dan wilayah pengabdian.

Lebih lanjut, Ahmad Su’aidi mengingatkan bahwa peran IKAPMAWI tidak terbatas pada kontribusi yang bersifat fisik atau material semata. Peran nonfisik seperti keteladanan moral, dukungan pemikiran, jejaring dakwah, serta penguatan nilai keislaman dan keumatan justru menjadi kekuatan strategis yang harus terus dihidupkan.

Dalam konteks pengembangan lembaga, ia menegaskan bahwa amanah untuk memajukan POMESMAWI membutuhkan dukungan dan peran aktif IKAPMAWI sebagai bagian tak terpisahkan dari ekosistem almamater. Sinergi antara yayasan, institusi pendidikan, dan alumni dinilai menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan dan kemajuan POMESMAWI di masa depan.

Menutup sambutannya, Ahmad Su’aidi berharap IKAPMAWI mampu tampil sebagai organisasi alumni yang tidak hanya besar secara struktur, tetapi juga kuat secara nilai dan kontribusi. Dengan semangat amanah dan persatuan, IKAPMAWI diharapkan terus menjadi mitra strategis dalam membangun almamater, masyarakat, dan peradaban yang berkemajuan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top